Mood Sensing

Teknologi Pengenal Emosi Pengemudi Ala Toyota

Moodsensing dari Toyota – motoring.ninemsn.com.au

Emosi seseorang bisa membawa pengaruh saat mengemudikan kendaraan. Orang yang sedang dalam kondisi marah, misalnya, bisa teralihkan perhatiannya dan kurang mampu mengontrol keadaan. Produsen mobil Toyota menganggap persoalan emosi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Untuk itulah Toyota melakukan riset untuk membuat teknologi yang mampu mengenali emosi seseorang dalam mengemudi. Dengan cara ini, seseorang bisa segera diberikan sinyal peringatan tatkala emosi yang dirasakannya menunjukkan risiko terjadinya kecelakaan di jalan.

Tidak berhenti sampai di stu. Teknologi tersebut dirancang pula untuk mampu mengambil alih kemudi jika diperlukan. Misalnya, pengereman dan pengemudian secara otomatis diambil alih sistem komputer saat ada rintangan di jalan. Dan, ekspresi dari emosi pengemudi yang dijadikan sumber data.

Cara kerja teknologi ini memanfaatkan data dari beberapa sensor yang menyorot 238 titik terpisah pada wajah pengemudi, lalu dianalisa tingkat emosinya. Sekali pun pakai kacamata, sensor tetap bisa bekerja. Saat pengemudi terbuai dengan alunan musik dari radio atau CD, teknologi ini juga bisa memberikan alternatif bantuan.

Sebenarnya, teknologi mood-sensing ini sudah dimulai sejak 2006. Dan, pengembangannya tetap dilakukan sampai sekarang.

Sumber