WWF gelar lomba lari 10K peduli badak Jawa

Perwakilan WWF Indonesia, Komunitas Indo Runners, dan PT Sinde Budi Sentosa, menghadiri jumpa pers kegiatan lari lintas alam “Run Rhino Run” di Jakarta, Kamis (31/5) malam. (FOTO ANTARA/HO/Arya)

Jakarta (ANTARA News) – WWF Indonesia dan Komunitas Indo Runners mengadakan lomba lari 10K bertajuk `Run Rhino Run` pada 24 Juni mendatang dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian publik bagi konservasi badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon.

Ini merupakan kegiatan lari lintas alam 10 kilometer dan diikuti oleh 50 pelari utama yang terpilih dari kompetusi online di jejaring sosial.

Selain ke-50 pelari terpilih, kegiatan yang didukung oleh Balai Taman Nasional Ujung Kulon ini juga terbuka bagi masyarakat dan pemerintah setempat.

“Badak Jawa adalah salah satu mamalia besar terlangka di dunia dengan hanya sekitar 50 individu tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon,” kata Anwar Purwoto, Direktur Program Kehutanan, Air Tawar dan Spesies WWF Indonesia dalam keterangan pers-nya di Jakarta, Kamis.

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) memiliki arti khusus bagi WWF Indonesia, karena awal keterlibatan yayasan konservasi ini diawali dengan penelitian mamalia langka ini pada tahun 1962.

WWF Indonesia berpendapat upaya konservasi yang dilakukan hanya akan berhasil apabila mendapat dukungan dari masyarakat luas, sehingga satwa ini bisa terselamatkan serta menjadi kekayaan dan kebanggaan bangsa Indonesia ini.

Salah satu kegiatan kampanye publik yang dirasa tepat adalah kegiatan lari lintas alam di kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon dengan menggandeng komunitas Indo Runners.

“Kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon memiliki potensi untuk menjadi lokasi yang menarik bagi pecinta olahraga lari,” ungkap Yasha Chatab dari Indo Runners.

Yasha menambahkan, Indo Runners berharap dapat memasyarakatkan olahraga lari dengan kegiatan yang kreatif, beragam dan bermanfaat. Pengalaman berlari di kawasan ini akan menimbulkan keinginan untuk menjaga kelestariannya, dan diharapkan peserta akan menyebarkan pesan ini ke publik yang lebih luas.

“Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) mengapresiasi kampanye publik melalui kegiatan lari lintas alam `Run Rhino Run` di kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon. Kegiatan ini juga sangat sejalan dengan Tahun Badak Internasional yang akan segera dideklarasikan oleh Pemerintah Indonesia,” kata Novianto Bambang W., Direktur Direktorat KKH.

Kegiatan lari ini menawarkan lintasan unik dan alami, melewati pedesaan dan pantai di kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon.

Selain kegiatan lari, peserta terpilih akan memperoleh pemaparan mendalam mengenai konservasi dan habitat Badak Jawa, kehidupan masyarakat di kawasan penyangga dan potensi ekowisata yang dimiliki oleh kawasan tersebut. (ANT)

Sumber