Mengenal Museum Layang-layang Indonesia

Oleh Tri Agus Yogawasista

Kalau kita mendengar kata Layang-layang, mengingat kita akan kembali ke jaman dulu (jadul), masa anak-anak yang penuh ceria, untuk mengadu layang-layang kita dengan milik orang lain. Sampai sekarangpun, kalau kita tinggal dipinggiran kota, masih banyak dijumpai anak-anak sedang mengadu layang-layang ataupun anak-anak yang mengejar layang-layang yang putus atau kalah dalam peraduan.

Apa anda sudah mengetahui bahwa layang-layang sudah ada di Indonesia sudah ada sejak jaman purba di daerah Muna, disini, yang mematahkan bahwa Cina penemu Layang-layang pertama di dunia ini.

Namun beda  ya, di Museum Layang-Layang ini, bukan layang-layang untuk diadu, tapi layang-layang hias atau layang-layang untuk dinikmati keindahan rupa atau bentuk, model atau gerakannya saat melayang-layang di langit.

Lokasi

Jl. H. Kamang No.38, Pondok Labu, Jakarta Selatan,12450
Telp. 021-765 8075, 021-7590 4863
Fax: 021–7590.4863
GPS: -6.300226,106.793891

Denah Lokasi Museum Layang-layang Indonesia – google.co.id

Sejarah Berdiri Museum Layang-layang

Museum Layang-layang – google.co.id

Pendiri atau Pemilik Museum Layang-layang, Ibu Hj. Endang W. Puspoyo, Museum ini didirikan resmi pada tanggal 23 Maret 2003.

Ibu Endang berlatar belakang kecantikan dan dekorasi pada mulanya, di usianya yang ke 40 tahun mulai jatuh cinta dengan layang-layang, selain itu layang-layang diutamakan untuk kesenangan anak-anaknya dan cucu-cucunya pada mulanya.

Karena hobinya Ibu Endang makin berkembang sehingga tahun 1988 didirikan Merindo Kite and Gallery, sebagai wadah untuk para pelayang yang ada di Indonesia.

Festival Layang-layang International pertama kali diadakan Merindo Kite & Gallery pada tahun 1993 di Bumi Serpong Damai.

Produk Layang-layang dari Museum

Kebetulan ada pertemuan Keluarga Besar Istri yang berkumpul di Museum Layang-layang, hingga dapat kesempatan bertemu langsung dengan Ibu Endang Puspoyo,  untuk berbincang-bincang tentang Layang-layang.

Ibu Endang sedang menerangkan produk Museum Layang-layang, dengan Bapak Iskandriadi (kakak)

Beliau mengeluarkan iPad-nya, untuk mempertunjukan video produk Layang-layang yang beliau buat, walah mak, banyak betul yang beliau telah diproduksi dan dijual di berbagai Negara di dunia ini.

Pertama beliau, memperlihatkan layang-layang ikan dengan sisiknya, yang sangat mengagumkan ikan layang-layang dapat berlengang-lenggok seperti ikan di akuarium. Terbuat dari kain parasut import, hingga warnanya tidak akan pudar.

Layang-layang Ikan yang dapat berlenggak-lenggok – google.co.id

Kemudian, beliau memperlihatkan layang-layang Komodo, waduh gagahnya itu Komodo, dilihat dari bawah, dengan ekornya kebawah.

Beliau juga telah menerbitkan buku mengenai Layang-layang Indonesia, rencana kedepan sedang menyusun buku Layang-layang berikutnya.

Minat untuk membeli Layang-layang? Silahkan hubungi dengan Museum Layang-layang, tentunya bagi kita harga Layang-layang buatan Ibu Endang ini, mungkin tak kuat untuk membeli alias mahal benar, yaitu paling murah seharga US$ 950. Bagi orang yang berkehidupan memakai dollar US, itu sih murah…..

Koleksi Museum Layang-layang

Hingga sampai saat ini kurang lebih mencapai 500 koleksi layang-layang, terdiri dari 300 layang-layang dalam negeri dan 200 layang-layang mancanegara

Diantara koleksi yang ada :

Layang-layang Dokar

Layang-layang Kuda Terbang

Layang-layang Naga Terbang

Layang-layang Jaman Dahulu

Layang-layang Kalimantan – google.co.id

Layang-layang Rumah Joglo

Mau lagi, lihat layang-layang yang lainnya, silahkan datang bersama keluarga, handai-taulan, tetangga, pacar, dan lain sebagai ke Museum Layang-layang Indonesia.