Kesemutan Saat Pakai Jins Ketat Bisa Bikin Saraf Rusak

(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Memakai celana jins ketat bisa memberi kesan modis atau bahkan seksi. Namun ada yang dikorbankan, yakni saraf-saraf di bagian paha sering mengalami tekanan sehingga rentan mengalami kerusakan. Gejalanya antara lain gampang kesemutan.

Kesemutan dan mati rasa merupakan gejala yang menyertai meralgia paresthetica, yakni ketika saraf mengalami tekanan berlebih seperti diperas. Saat mengenakan jins ketat, dampak yang paling terasa adalah pada saraf-saraf yang ada di bagian depan paha atas.

Dr Robert Rhee, ahli bedah saraf dari Maimonides Medical Center di Brooklyn membenarkan bahwa jins ketat bisa mempengaruhi kondisi saraf. Meski mungkin kurang modis, celana yang agak longgar lebih dianjurkan oleh Dr Rhee dalam kaitannya dengan kesehatan saraf.

“Ganti dengan ukuran yang lebih besar. Kesemutan dan mati rasa menandakan bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan aliran darah yang cukup,” kata Dr Rhee seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (25/5/2012).

Meski demikian, Dr Rhee tidak menganggap gangguan saraf akibat jins ketat sebagai sebuah ancaman serius. Hingga kini celana jins ketat belum pernah dilaporkan memicu epidemi kerusakan saraf sehingga belum saatnya untuk disikapi secara berlebihan.

“Asal tidak menyebabkan mati rasa yang signifikan pada kaki Anda, dan kalau memang nyaman silakan saja,” tambah Dr Rhee.

Sementara itu seorang pengelola toko pakaian di Brooklyn, Madeline Virbasius juga menyadari bahwa celana jins yang terlalu ketat kuang baik untuk kesehatan. Namun kenyataannya, celana ini banyak diminati kaum muda karena dianggap sangat menunjang penampilan.

“Selama mendapat tempat di dunia fashion, sepertinya mereka tidak akan meninggalkan celana jins ketat. Kita semua tahu sepatu hak tinggi dan juga rokok tidak baik untuk kesehatan, tetapi tetap saja ada yang memakai,” kata Virbasius. (up/ir)

Sumber