Microsoft System Center 2012 Tersedia di Indonesia

Microsoft Indonesia mengumumkan ketersediaan Microsoft System Center 2012, sehingga memungkinkan profesional TI memberikan layanan cloud computing yang cepat dan andal. Para pelanggan telah menggunakan layanan tersebut untuk menciptakan private cloud, dan profesional TI dapat mengembangkan peran mereka dengan cloud computing untuk membantu bisnis mereka lebih kompetitif.

“Cloud computing memberikan profesional TI kesempatan untuk meningkatkan peran strategis mereka terhadap bisnis seraya membangun keterampilan baru,” kata Aries Triwahyudi, Product Marketing Manager Microsoft Indonesia. Solusi Microsoft private cloud membantu profesional TI menjadi cloud inovator untuk perusahaan mereka, mengelola dan menyediakan aplikasi yang dibutuhkan agar produktif di private cloud, public cloud maupun hybrid cloud.

Microsoft System Center 2012 adalah sebuah cloud dan solusi manajemen data center yang menyediakan toolset umum untuk mengelola aplikasi private cloud maupun public cloud serta jasa. Ini mencakup model-model fisik, virtual dan cloud computing dengan pengalaman manajemen umum yang menyeluruh dan juga menyediakan manajemen end-to-end yang komprehensif untuk infrastruktur dan aplikasi, termasuk interoperabilitas untuk lingkungan yang heterogen.

Perusahaan di wilayah Asia-Pasifik pun semakin banyak yang berencana untuk membangun dan mengoperasikan private cloud untuk mewujudkan efisiensi, penghematan biaya dan daya saing bisnis yang lebih besar. Ini merupakan momentum yang tepat bagi hadirnya System Center 2012. “Microsoft selalu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mitranya. System Center 2012 membantu mengelola lingkungan TI perusahaan di pusat-pusat data tradisional, private maupun public cloud, komputer milik klien serta berbagai perangkat,” kata Aries.

Keunggulan System Center 2012 adalah kemampuannya untuk berintegrasi dengan beragam virtualisasi. Keunggulan lainnya adalah proses monitoring ke level aplikasi, sehingga membantu IT dalam memaksimalkan kinerja operasional (lebih responsif dalam mengantisipasi problem yang di timbulkan oleh aplikasi) dengan harga layanan yang lebih kompetitif. Pelanggan dapat melisensi solusi ini berdasarkan jumlah prosesor, tanpa adanya biaya tambahan untuk virtual machine maupun memory yang di gunakan oleh server ataupun virtual machinenya.

“Lingkungan TI yang terlalu kompleks dan terintegrasi dengan buruk dapat menyebabkan peningkatan biaya dan mengurangi produktivitas. Itulah sebabnya industri membutuhkan solusi yang dapat melakukan fungsi monitoring dan manajemen yang terintegrasi sehingga dapat menguraikan tingkat kompleksitas,” tambah Aries.

Organisasi TI yang menggunakan System Center 2012 dan Windows Server dengan Hyper-V untuk cloud computing mampu membantu perusahaan mereka untuk beroperasi lebih cepat, menghemat biaya dan bersaing lebih baik lagi. PT Infynis System Indonesia sebagai salah satu pengguna dari System Center 2012, meyakini bahwa produk ini adalah Game Changer dalam dunia TI.

Infinys adalah salah satu penyedia layanan Cloud Computing terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan seperti Software-as-a-Service, Platform-as-a-Service dan Infrastruktur-as-a-Service bagi perusahaan kelas enterprise maupun usaha kecil menengah (UKM) di berbagai segmen industri seperti keuangan, energi, IT, ritel dan sektor pendidikan. Infinys menggunakan System Center 2012 untuk secara terpusat mengelola dan mengatur infrastruktur yang telah tersebar secara geografis, dengan membangun solusi virtualisasi di Windows Server 2008 R2 SP1 Enterprise dengan teknologi Hyper-V.

Menurut Dondy Bappedyanto, General Manager Infinys Indonesia, System Center 2012 adalah suite yang sangat terintegrasi, yang membantu dalam pemantauan infrastruktur, backup data-data pelanggan, dan pengadaan mesin virtual yang baru untuk para pelanggannya.

“Kami telah meningkatkan waktu pelayanan kami sebesar 30%, dan respon para pelanggan kami pun meningkat sebesar 20%, dengan digunakannya pemantauan infrastruktur yang terintegrasi (integrated view of infrastructure) berbasis System Center 2012, sebuah ‘Game Changer’ system,” ungkap Dondy.

Aries mengatakan bahwa sebagai private cloud builder, Microsoft memposisikan dirinya untuk membantu berbagai perusahaan menerapkan praktik private cloud computing, sehingga membantu perusahaan lebih fokus pada inovasi dalam hal pemeliharaan, selain itu juga merampingkan biaya. Hal ini di dukung pula dengan kemampuan dari solusi private cloud Microsoft dalam melakukan monitoring dan manajemen sampai ke level aplikasi, ditambah lagi kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan platform yang berbeda.

“Perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan kemampuannya untuk terus maju di dunia yang bergerak dengan cepat sekarang ini, dan System Center 2012 membantu Perusahaan bergerak mantap ke dunia private cloud,” kata Aries.

Sementara itu, IDC dalam Real Time IDC Research Opinion Paper menyebutkan : “Sejak awal diperkenalkan tahun lalu pada Microsoft Management Summit, System Center 2012 telah memberikan janji besar untuk menghadirkan lingkungan yang sepenuhnya terintegrasi, yang tidak jauh dengan modul terpisah untuk kegiatan yang berbeda-beda, seperti perubahan dan manajemen konfigurasi, manajemen server virtual, otomatisasi, dan manajemen kinerja.

Sumber