Balar Palembang Temukan Tempayan Kubur dari Zaman Megalitikum

KOMPAS/Irene Sarwindaningrum
Ekskavasi tempayan kubur di Desa Jangkar Mas, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Sabtu (19/5/2012).

PAGAR ALAM, KOMPAS.com – Tim arkeolog Balai Arkeologi Palembang berhasil menemukan dua tempayan kubur di Desa Jangkar Mas, Dempo Utara, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Sabtu (19/5). Tempayan kubur tersebut diduga peninggalan zaman megalitikum sekitar 1.000-1.400 tahun lalu.

Kedua tempayan kubur yang terbuat dari tanah liat itu terkubur dengan kedalaman sekitar 1 meter di samping areal persawahan warga. Keduanya berukuran diameter 90 sentimeter namun tingginya belum diketahui karena belum seluruhnya terangkat.

Ketua Tim Arkeologi Balar Palembang Kristantina Indriastuti mengatakan, tempayan kubur merupakan model penguburan di zaman megalitikum di daerah Basemah (kaki Gunung Dempo).

“Biasanya ditemukan keperluan sehari-sehari seperti priuk, kendi, manik-manik, kapak batu, hingga kerangka manusia di dalam atau sekitarnya,” katanya.

Saat ini Tim Arkeologi Balar Palembang tengah melakukan ekskavasi dan penelitian di sejumlah situs megalitikum di Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam. Sejauh ini sudah ditemukan sekitar 500 tinggalan megalitikum di kawasan Basemah yang meliputi Pagar Alam dan sebagian Kabupaten Lahatz.

Menurut Kristantina, kedua tempayan kubur yang baru saja ditemukan akan didata dan diteliti jika ada isinya. Saat ini sudah ada sejumlah tempayan kubur ditemukan. (IRE)

Sumber