Ada Fosil Gajah di Leang Burung

IST
FOSIL GAJAH. Benda yang diduga gigi gajah purba ditemukan di Leang Burung, Kecamatan Bantimurung, Maros beberapa waktu lalu.

MAROS, FAJAR — Peneliti asal Indonesia dan Australia terus meneliti temuan tulang yang diduga fosil gajah purba di Leang Burung, Kecamatan Bantimurung, Maros. Fosil tersebut diduga masih sangat muda. Usianya diprediksi 1,2 juta tahun.

Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Jakarta dan Universitas Wollongong Australia telah mengambil sampelnya. Fosil yang ditemukan tersebut berupa gigi.

Peneliti Balai Arkeologi (Balar) Makassar, Budianto Hakim, Rabu 23 Mei, mengatakan, sampel yang diduga fosil tersebut masih diteliti. Pihaknya belum bisa memastikan apakah benda itu betul fosil gajah atau bukan.

Selama ini penelitian purbakala hanya terfokus di Cabenge, Kabupaten Soppeng. Kondisi purbakalanya jauh lebih tua. “Khusus gajah purba di Sulsel selama ini fokus kita hanya di Cabenge,” jelasnya.

Namun, jika benar bahwa itu adalah fosil gajah, maka itu sangat menarik. Apalagi jika fosil itu benar adalah gajah. Sebagai anggota tim, Budianto mengaku tidak bisa berspekulasi dengan alasan bisa menggugurkan teori.

“Yang jelas tim peneliti dari Australia dan Puslit masih terus melakukan penelitian. Mereka ilmuan dunia. Kami tidak berhak berspekulasi,” tegasnya.

Dia menjelaskan, jika melihat kondisi fosil yang ditemukan, maka diperkirakan usianya masih cukup muda, berkisar 1,2 juta tahun. Benda itu ditemukan pada kedalaman enam meter.

Rencananya, lanjut Budi, penelitian akan kembali dilanjutkan Oktober mendatang untuk memastikan bahwa di Sulsel ada hunian lebih tua. “Prediksi kami, gua itu adalah rumah mereka,” jelasnya.

Kepala Balai Arkeologi Makassar, Muh Husni mengatakan, untuk memastikan tulang itu jenis fosil apa tidaklah mudah. “Makanya para peneliti dari luar seperti Australia terus mengkajinya,” katanya.

Dia mengatakan, ada tiga kemungkinan benda tersebut. Bisa fosil anoa, babi, atau gajah. Pasalnya jenis binatang itu dikenal ada di Sulsel. Tetapi, Husni belum berani berspekulasi.

Terpisah, arkeolog senior Muh Ramli, yang juga tergabung dalam tim ekskavasi di Leang Burung, mengakui adanya temuan fosil tersebut. Dia mengatakan identifikasi awal, benda itu adalah fosil gigi hewan purba jenis gajah dan babi.

“Tapi itu jenis gajah kecil dan usianya masih muda,” singkatnya. (rin/sap)

Sumber