Inilah Tiga Resor di Tengah Kebun

Vila di MesaStila, Magelang

KOMPAS.com – Bermalam di tengah-tengah kebun memang memberikan sensasi tersendiri. Kesejukan udara dan keasrian kebun, bagai memberi energi baru. Bangun pagi dengan panorama kebun yang cantik saja sudah seperti sihir tersendiri.

Tak heran, di masa kolonial Belanda, para pemilik kebun tak jarang meghabiskan akhir pekan di mess kebun. Sampai saat ini, beberapa kebun teh dari masa kolonial Belanda masih menyediakan tempat penginapan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Penginapan ini tentu saja sederhana, layaknya mess para pekerja kebun. Namun, perkembangan selanjutnya, beberapa resor pun dibangun dengan konsep tempat beristirahat di tengah kebun. Biasanya, resor berada di area pegunungan atau pantai. Nah, resor-resor berikut berada di tengah kebun.

Resor di kebun kopi.

Dulunya resor ini disebut sebagai Losari Spa Coffee Plantation, sekarang berganti nama menjadi MesaStila. Keunikan resor ini adalah berada di tengah kebun kopi. Total lahan resor ini adalah 22 hektar dengan 11 hektarnya merupakan perkebunan kopi. Kebun dan bangunannya sendiri sudah ada sejak tahun 1820-an.

Saat ini, resor yang terletak di Losari, Magelang, Jawa Tengah, tersebut menawarkan konsep resor spa. Walaupun tur kebun kopi tetap menjadi andalan resor ini. Tur kebun kopi diadakan setiap hari di jam 10.00 dan jam 14.00. Tamu akan diajak menyusuri kebun kopi sambil berkenalan dengan jenis-jenis kopi.

Kelar itu, tamu akan diajak minum kopi. Kebun kopi akan tampak cantik dikunjungi saat musim panen kopi. Tur kebun kopi sudah termasuk harga kamar. Ada beberapa paket menginap yang bisa dipilih, salah satunya adalah “Taste of Losari”.

Di paket “Taste of Losari”, tamu mendapatkan sarapan, makan siang, makan malam, kudapan pagi dan sore hari, steambath, dan satu kali massage (pemijatan). Harga paket mulai dari Rp 2.000.000, tergantung tipe vila yang dipilih. Tipe vila terdiri dari Plantation Villa, Arum Villa, Ambar Villa, dan Bella Vista Villa dengan kolam renang pribadi.

Resor di kebun apel.

Jika mendengar buah apel, mungkin pikiran Anda lansung terlintas ke Kota Malang. Ya, Kusuma Agrowisata Resort & Convention Hotel terletak Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur. Daerah ini dikelilingi pegunungan sehingga cocok untuk ditanami produk pertanian.

Resor ini berada di perkebunan apel. Tak hanya apel, di sini juga terdapat jeruk, stoberi, dan kebun sayur. Tamu pun dapat berkunjung ke kawasan kebun dan memetik sendiri buah dan sayuran yang diinginkan. Untuk mencapai hotel ini, perlu waktu tempuh sekitar dua jam dari Surabaya.

Tipe kamar yang tersedia mulai dari Superior, Deluxe, Junior Suite, dan Cottages Eksekutif dengan taman. Semua kamar dilengkapi teras, televisi, dan wifi gratis. Harga kamar mulai dari Rp 650.000 per malam sudah termasuk sarapan serta wisata memetik buah dan sayuran.

Fasilitas hotel seperrti kolam renang, fitness center, dan taman bermain untuk anak-anak. Ada pula lapangan tenis dan lapangan sepak bola. Selain itu, hotel dilengkapi pula dengan fasilitas ruang rapat.

Resor di kebun pala.

Kebun yang diwariskan secara turun temurun tersebut berawal dari Moestadjab yang di tahun 1943 mewariskan lahan di Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur. Di kebun ini ditanam kelapa, pala, kopi, lada, dan cengkeh. Selain itu, ada pula perternakan sapi penghasil susu.

Saat ini, perkebunan itu pun berkembang. Sebuah resor dibangun untuk memfasilitasi tamu yang ingin merasakan menginap di tengah kebuh. Resor tersebut disebut Margo Utomo Agro Resort. Salah satu aktivitas yang bisa dinikmati tamu adalah Mini Plantation Tour.

Tamu akan diajak berkeliling kebun seluas 9 hektar yang ditumbuhi pala, lada, kayu manis, cocoa, kopi, dan kelapa. Tamu juga dapat melihat proses pembuatan gula palem secara tradisional. Tur selanjutnya adalah ke peternakan sapi. Tamu pun bisa melihat proses pembuatan susu, kopi, keju, dan selai pala.

Setiap kamar di resor ini memiliki teras sendiri. Fasilitas resor adalah kolam renang, spa, dan ruangan rapat. Harga kamar mulai dari Rp 425.000 per malam sudah termasuk sarapan.

Sumber