300 Ribu Komputer Kehilangan Akses Internet

Foto: Google

WASHINGTON – Badan Intelejen Amerika (FBI) memperingatkan, lebih dari 300 Ribu pengguna internet di seluruh dunia akan kehilangan akses web mereka mulai Juli.

Namun pengguna dapat bernapas lega, sebagai solusinya FBI membuat situs dcwg.org untuk mengecek apakah perangkat mereka telah terinfeksi dengan malware berbahaya.

Enam orang warga negara Estonia ditangkap atas tuduhan penipuan November 2011. Kelompok terbukti menginfeksi komputer di seluruh dunia dengan melakukan Charger DNS yang membuat perangkat rentan terhadap serangan virus, diwartakan India Times, Selasa (24/4/2012).

Biro Investigasi Federal memperkirakan 568 ribu unit komputer terinfeksi malware, dimana pengguna diarahkan menuju situs palsu.

“Kami mengganti layanan buruk dengan layanan bersih sehingga akses internet cara orang itu tetap terjaga,” kata juru bicara FBI Jenny Shearer kepada AFP.

“Tapi masih ada kekhawatiran bahwa beberapa ratus ribu orang di Amerika Serikat, Uni Eropa dan India mengandalkan layanan bersih namun tidak memasukkannya sebagai solusi permanen,” ia menambahkan.

Shearer mengatakan sedikitnya 300 ribu orang memiliki peluang masih dapat dipengaruhi. (fmh)

Sumber