Museum di tujuh negara pamerkan lukisan klasik Bali

Salah satu lukisan Nyoman Gunarsa (sumber: Museum Nyoman Gunarsa)

Denpasar (ANTARA News) – Museum dari tujuh negara telah menyatakan ikut ambil bagian dalam kegiatan internasional Festival Bali Bangun yang akan berlangsung di Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa di Kabupaten Klungkung, 45 km timur Denpasar.

Kegiatan tersebut berlangsung selama sebulan, 15 Juli hingga pertengahan Agustus 2012,” kata pendiri dan pengelola Museum Gunarsa, Drs Nyoman Gunarsa di Klungkung, Bali, Sabtu.

Ia mengatakan museum yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut antara lain dari Australia, Amerika Serikat, Italia, Prancis, Swiss, Belanda dan tuan rumah Indonesia.

Gunarsa yang menggagas kegiatan internasional itu menjelaskan, masing-masing museum akan memamerkan dua hingga empat koleksi terbaiknya mengenai karya seni lukis klasik Bali.

“Karya seni lukis klasik Bali yang dibuat para leluhur orang Bali hingga kini masih tersimpan secara utuh di sejumlah museum mancanegara,” tutur Gunarsa.

Lewat pameran seni lukis klasik Bali Bangun itu diharapkan mampu memberikan inspirasi dan meningkatkan mutu seni lukis klasik Bali, sekaligus sejajar dengan pelukis-pelukis dari berbagai negara di belahan dunia.

Kegiatan pameran Bali Bangun menekankan harkat dan nilai seni lukis klasik Bali yang pernah mengalami puncak keemasan dan kejayaan pada abad XV, zaman pemerintahan keturunan Dalem Sri Aji Kresna Kepakisan, trah Majapahit di Bali.

Bali saat itu di bawah pemerintahan Dalem Waturenggong, yang mampu mengangkat posisi para seniman-seniman di masyarakat dan memasyarakatkan karya-karya seni menjadi mendunia. (I006/M008)

Sumber