Selandia Baru Incar Geothermal Indonesia

Ilustrasi – geothermal-energy.org

JAKARTA, (PRLM).- Selandia Baru berkomitmen akan memperkuat investasi di Indonesia dalam rangka mengembangkan energi terbarukan pembangkit listrik panas bumi atau geothermal.

“Ketertarikan Selandia Baru melakukan investasi geothermal didasari atas kesamaan kedua negara ini sebagai negara ring of fire yaitu negara yang memiliki potensi panas bumi dan terletak di jalur cincin api Pasifik,” kata Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Gita Wirjawan di Jakarta, Senin (16/4).

Gita menekankan Indonesia memiliki 40 persen dari cadangan energi terbarukan panas bumi yang ada di dunia, sedangkan Selandia Baru mempunyai keahlian dan teknologi di bidang energi terbarukan ini.

Kerja sama ini menurut Gita cukup mungkin terealisasi, dan Perdana Menteri Selandia Baru John Key juga telah menunjukkan komitmennya dengan membawa beberapa pengusahanya yang mengincar daerah-daerah yang mengandung panas bumi di negara ini.

Yang terpenting, menurut Menteri Perdagangan, beberapa pengusaha panas bumi dari negara penghasil buah kiwi terbesar di dunia tersebut sangat berminat dan antusias untuk melakukan investasi di Tanah Air.

Dengan demikian, ia mengharapkan dapat menyerap tenaga kerja yang besar dan membawa dampak positif pada perkonomian bangsa ini.

Pada kesempatan yang sama, Perdana Menteri Selandia Baru, John Key mengungkapkan Selandia Baru akan berupaya membangun kerja sama yang kuat dengan Indonesia dengan mendukung pengembangan pembangkit listrik panas bumi atau geothermal.

Upaya ini sesuai dengan kapasitas dan keahlian Selandia Baru sebagai penyedia produk dan pelayanan energi terbarukan panas bumi di daerah ring of fire.

John menegaskan Selandia Baru telah membiayai dan membangun pembangkit listrik panas bumi pertama Indonesia di Kamojang yang telah sukses beroperasi selama hampir 30 tahun.

Selain itu, katanya, Selandia Baru juga telah membiayai sejumlah program untuk mengeksplorasi dan mengutamakan sistem panas bumi di Indonesia.

Sementara Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Suryo Sulisto menilai kunjungan Perdana Menteri John Key beserta delegasinya patut diapresiasi. Kunjungan ini kata dia, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mengembangkan peluang bisnis geotherma di antara kedua negara. (kominfo/A-89)***

Sumber