PLN Operasikan Pembangkit Surya Terbesar

Dengan pembangkit ini, PLN mampu mengurangi penggunaan BBM Rp2,5 miliar per tahun.

Dengan pembangkit ini, PLN mampu mengurangi penggunaan BBM Rp2,5 miliar per tahun. (dailytech.com)

VIVAnews – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengembangkan energi terbarukan untuk meningkatkan angka rasio elektrifikasi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Hal ini di antaranya dilakukan dengan memanfaatkan potensi matahari dan membangun Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pulau-pulau terluar Indonesia.

Terbaru, PLN mengoperasikan pembangkit listrik ramah lingkungan yaitu PLTS hybrid kapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Daruba, Kabupaten Kepulauan Morotai, Provinsi Maluku Utara. Pembangkit ini merupakan PLTS dengan kapasitas terbesar yang di operasikan PLN.

Peresmian pengoperasian PLTS Morotai dilakukan oleh Direktur Operasi Indonesia Timur PLN Vickner Sinaga yang didampingi Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Morotai Weni Paraisu, Kepala Divisi Distribusi & Pelayanan Pelanggan PLN Indonesia Timur, Wirabumi Kaluti dan GM PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Yulian Tamsir serta Manajer PLN Area Ternate, Taufan R, disaksikan Muspida dan warga masyarakat Pulau Morotai, pada akhir pekan.

“Ini adalah PLTS terbesar yang pernah dioperasikan PLN di seluruh Indonesia, dan diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Morotai,” ujar Vickner dalam keterangan tertulis, Senin 16 April.

Dengan beroperasinya PLTS ini, PLN mampu mengurangi penggunaan BBM setiap harinya rata-rata dengan 800 liter atau ekuivalen penghematan Rp2,5 miliar per tahun.

PLN terus membangun dan meningkatkan pelayanan kelistrikan di seluruh Indonesia, dengan mengedepankan pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi alternatif non BBM, utamanya di kawasan timur Indonesia.

Sebelumnya, PLN berturut-turut baru saja mengoperasikan PLTS kapasitas 350 kWp di pulau Sebatik, Kalimantan Timur, yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia serta PLTS kapasitas 100 kWp di pulau Miangas, Sulawesi Utara, yang merupakan pulau terdepan Indonesia yang berbatasan dengan Filipina.

Pengoperasian sejumlah PLTS ini, merupakan bagian dari program PLN melistriki 100 pulau terdepan di seluruh Indonesia dengan memanfaatkan 100 persen tenaga surya dan ditargetkan telah dapat beroperasi seluruhnya sebelum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2012.

PLN juga menargetkan 1000 pulau di seluruh Indonesia telah dapat menggunakan energi matahari sebagai pembangkit listriknya paling lambat 2014. Selain untuk mengurangi penggunaan BBM, program ini juga merupakan upaya PLN mendukung program pemerintah melalui Kementerian Energi dalam menerapkan kebijakan green and clean energy. (eh)

Sumber