Ruang Makan: Bedakan Fungsi Ruang dengan Split Level

Oleh: Anissa Q. Aini


Lupakan dinding masif, perbedaan tinggi lantai pun bisa jadi pembeda fungsi ruang. Seperti di antara ruang makan dan ruang keluarga, di foto ini.

Perbedaan tinggi lantai antara ruang satu dengan yang lain, dikenal dengan sebutan split level . Konsep ini kerap diaplikasikan pada rumah-rumah di lahan berkontur. Tapi konsep yang sama juga kerap diaplikasikan di rumah-rumah biasa. Apa pasal? Perbedaan tinggi lantai ruang, bisa menjadi salah satu solusi membedakan fungsi ruang.

Seperti yang bisa Anda lihat di foto ini. Ruang makan terletak persis di sebelah ruang keluarga. Bisa saja menempatkan dinding atau partisi masif di antara kedua ruang, tapi hasilnya masing-masing ruang akan terasa sempit. Maka digantilah dinding dengan mengaplikasikan konsep split level . Dua keuntungan didapat, perbedaan fungsi ruang tetap tegas, dan ruangan terasa lapang.

Supaya tidak terkesan plain , Anda boleh saja mempercantik si lantai split level . Di foto ini, sang pemilik rumah memasang lampu “ngumpet ” di bagian undakan yang sengaja dibuat sedikit menjorok, untuk menciptakan efek indirect light . Di bagian atasnya, untuk lebih menegaskan perbedaan ruang, ditempatkanlah artwork atau pajangan.

Selain dengan split level perbedaan fungsi ruang juga bisa dilakukan dengan memberikan warna dinding yang berbeda, penggunaan material lantai yang berbeda tekstur dan warna, dan sebagainya. Ingin menggabungkan semua solusi tadi pun boleh juga. Selamat mencoba!

Foto: iDEA/ Tri Rizeki Darusman

Sumber