Dapur dengan Meja Makan Mungil di Sudutnya

Oleh: Indra Zaka Permana

Tinggal di apartemen memiliki banyak keterbatasan. Ukuran ruang-ruang di dalam unit sangat terbatas. Jadi, pandai-pandailah menyiasatinya.

Rata-rata unit apartemen memiliki ruang utama yang nantinya difungsikan sebagai ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan ruang makan. Mmm, kalau luas total unitnya lumayan gede, misalnya di atas 60m2, penyatuan ruang itu tak bakal memberi masalah berarti lah. Penataan area untuk ruang ini dan itu, masih relatif lebih mudah. Namun, apa jadinya kalau luas total unit apartemen sekitar 28m2. Kita mesti jeli menata!

Awin, dari Dekorplus mengatakan bahwa ada parameter-parameter yang harus diperhatikan. Yang utama ya ukuran ruangan. Karena kecil, ia menyarankan untuk membuat dan menempatkan furnitur yang sesuai. Sesuai ukuran, sesuai kebutuhan. Dengan begitu, kebutuhan fungsi ruang tetap dapat diperoleh.

Misalnya, di ruang makan ini. Ruang merupakan solusi yang kompak untuk apartemen tipe 28m2 Di ruang berukuran 3mx2,5m, di sana ada satu kitchen set dan satu ruang makan yang cukup nyaman. Aksen terkuat dari dapur tercermin dari pemanfaatan wallcover di area dapur dan ruang makan. Bentuk furnitur yang simpel dengan warna gelap tak menjadi pembuat kesan sempit, justru komposisi ruang terasa dinamis, dan akhirnya memberikan efek luas.

Kunci desain agar nyaman adalah desain furnitur yang memiliki ukuran sesuai kebutuhan. Misalkan untuk meja makan, kita hanya membutuhkan lahan bidang sedalam 50cm dan lebar sekitar 140cm untuk mendapatkan kenyamanan bergerak saat menyantap makanan.

Selain desain dapur yang serba kompak, tambahan aksen furnitur kursi bar berwarna jingga membuat ruangan lebih cantik. Dapur ini memiliki komposisi warna dan komposisi bentuk yang menghasilkan ”hiburan” bagi pemiliknya. Pemilik bisa menikmati waktu dengan rekanan yang datang bermain atau bertamu.

Foto: iDEA/Richard Salampessy

Sumber