Indonesia dominasi lomba robot di AS

Tim Robot Unikom Bandung, Jawa Barat, Senin (2/4), memerlihatkan robot yang diikutkan pada RoboWaiter Trinity College di Amerika Serikat. Tim Robot Unikom meraih tiga penghargaan; Juara 1 RoboWaiter Advanced dengan nama robot, RobotDU99RWE. Juara 1 RoboWaiter Entry Level dengan nama robot, RobotDU99RWS-4 dan Juara 2 RoboWaiter Entry Level dengan nama robot, RobotDU99RWS. (FOTO ANTARA/Agus Bebeng)

Surabaya (ANTARA News) – Tim robot dari tiga perguruan tinggi Indonesia, ITB, ITTelkom, dan Unikom (Bandung), mendominasi lomba robot cerdas “Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)” di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.

Staf khusus Mendikbud Sukemi kepada ANTARA melalui surat elektronik, Senin, menyatakan bahwa tim robot Indonesia berhasil membawa pulang delapan gelar juara internasional.

Kedelapan gelar meliputi: juara satu dan dua (robot pemadam api divisi beroda/ITTelkom); juara satu, dua, dan tiga (robot pemadam api divisi berkaki/ITTelkom dan ITB); juara satu (RoboWaiter divisi Entry Level/Unikom); serta juara satu dan dua (RoboWaiter divisi Advanced/Unikom).

TCFFHRC 2012 diikuti oleh 130 tim yang bertanding pada berbagai kategori. Selain AS terdapat beberapa negara lain, seperti Portugal, Israel dan China. TCFFHRC adalah kompetisi tahunan robot cerdas pemadam api yang diselenggarakan di Trinity College, Hartford, Connecticut, AS.

Kompetisi yang sudah berlangsung selama 19 tahun itu telah menjadi standar acuan kompetisi robot pemadam api di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Aturan pertandingan pada kompetisi TCFFHRC diadopsi pada kompetisi robot di berbagai negara, mulai tingkat regional hingga nasional. Indonesia juga mengadopsi aturan kompetisi di TCFFHRC pada ajang Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) untuk kategori robot beroda dan kategori robot berkaki.

Ada beberapa divisi pertandingan pada TCFFHRC. Pada divisi Fire-Fighting, robot secara cerdas dan mandiri berusaha mencari api dalam labirin yang menyerupai denah ruangan rumah, kemudian mematikan api itu dan kembali ke posisi semula. Divisi fire-fighting terbagi dua kategori, yaitu divisi robot beroda dan divisi robot berkaki.

Divisi RoboWaiter, robot yang bertugas menjadi pendamping orang tua yang memiliki keterbatasan (disable). Robot ini mampu memindahkan piring dari tempat penyimpanan makanan atau kulkas ke meja makan. Divisi ini dibagi dalam dua kategori, Entry Level dan Advanced.

Tim robot di Indonesia dikirim melalui seleksi nasional dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2011. KRCI di Indonesia merupakan salah satu jenis lomba Kontes Robot Indonesia (KRI) yang terdiri dari tiga jenis lomba yang digelar setiap tahun.

Tiga jenis lomba robot dalam KRI meliputi KRI, KRCI, dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). KRI merujuk pada ajang internasional di Jepang, KRCI merujuk pada ajang internasional di AS, dan KRSI merupakan ajang robot khas Indonesia.
(ANTARA)

Sumber