Nyepi Di Bali Tekan 30 Ribu Ton Karbon

INILAH.COM, Denpasar – Berhentinya 2,35 juta kendaraan selama hari Nyepi di Bali, mampu menekan 30 ribun ton karbondioksida. Penyerapan emisi gas buang C02 atau karbondioksida menyebabkan pemanasan global dan perubahan iklim.

Deputi Intenal Walhi Bali, Suriadi Darmoko ketika dihubungi, Sabtu (24/3/2012) mengklaim saat Nyepi kemarin, Pulau Bali mampu mereduksi sekira 30 ribu ton karbon. Darmoko mengungkapkan, angka itu didapat berdasar data jumlah kendaraan di Dinas Perhubungan Provinsi Bali tahun 2010 lalu.

Dari 2,35 juta unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak melaju di jalan, sehingga bukan hanya penghematan BBM namun juga mereduksi gas buang. Secara teori, jika satu liter BBM memproduksi 2,4 kilogram karbon dan perhari rata-rata sepeda motor butuh 4 liter dan 10 liter untuk mobil, maka sekitar 28 ribu ton karbon tereduksi.

Angka itu belum termasuk penghematan dari pesawat dan kapal laut yang berhenti beroperasi saat Nyepi. Belum lagi, aktivitas warga lainnya yang menghasilkan karbon seperti pabrik dan rumah tangga. Jika dihitung secara keseluruhan Deputi Intenal Walhi Bali ini yakin, jumlahnya bisa lebih dari 30 Ribu Ton Karbon yang bisa di tekan dari dampak positif pelaksanaan Nyepi di Bali. [lal]

Sumber