Karya seniman Indonesia di “Art Dubai 2012”

Ilustrasi – artfacts.net

Jakarta (ANTARA News) – Sebanyak lima galeri seni dengan 11 seniman Indonesia yang dipilih kurator seni Indonesia, Alia Swastika, menjadi fokus utama dalam kegiatan pameran seni kontemporer terbesar di kawasan Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Selatan.

“Pentas seni ini berlangsung di “Art Dubai 2012″ sejak 21 Maret lalu,” kata Sekretaris Pertama/Konsul Fungsi Pensosbud KJRI Dubai, Adiguna Wijaya kepada ANTARA, Sabtu.

Dikatakan, Sheikh Hamdan Bin Mohammad Bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai, dan Sheikh Majid Bin Mohammad Bin Rashid Al Maktoum, Ketua “The Dubai Culture and Arts Authority” secara resmi membuka pameran di salah satu hotel mewah Dubai, “Madinat Jumeirah Hotel”.

Hadir dalam acara malam pembukaan itu, HH Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE yang juga `Ruler of Dubai`.

Dijelaskannya lagi, “Art Dubai” merupakan bagian dari program “Art Week” Pemerintah Dubai yang mendapat dukungan utama lembaga keuangan “Dubai International Financial Centre” dan “Abraaj Capital Dubai”.

Rangkaian kegiatan tahun ini, menurutnya, tidak hanya pameran, tetapi juga forum diskusi, lokakarya, pertunjukan tari dan film, serta peluncuran buku.

“Keseluruhan rangkaian acara itu berlangsung di lima kota di dua negara dengan pusat kegiatan di Dubai, UAE. Kota lainnya, adalah Abu Dhabi, Al Ain dan Sharjah di UAE serta Doha di Qatar,” tuturnya.

Ke-10 seniman Indonesia gabungan lima galeri seni Indonesia di Jakarta, Yogyakarta dan Bali, ini, lanjutnya, menampilkan karya seni yang khusus dipersiapkan untuk salah satu sesi penting dalam pameran ini,

“Yaitu `Marker`, dengan tema “Self/Faith” yang menggambarkan pengejawantahan persepsi para seniman atas fenomena sosial-kultural dan keberagaman kehidupan keagamaan dalam masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, `Marker` merupakan sesi khusus “Concept Stands” yang baru mulai diadakan pada saat “Art Dubai 2011” tahun lalu. (T.H-ZG/M036/)

Sumber