Siantar-Simalungun, Kota Sejuta Pesona

Liputan6.com, Pematang Siantar: Kota Pematang Siantar di Sumatra Utara sangat kaya akan potensi wisata. Pematang Siantar yang hanya berjarak sekitar 52 kilometer dari Prapat sering jadi kota perlintasan bagi para wisatawan yang hendak berlibur ke Danau Toba.

Tidak hanya alam yang bagus, satu hal yang hanya di Pematang Siantar adalah becak BSA. Hampir mirip bentor (becak motor) di Medan. Namun di Pematang Siantar, kendaraan yang digunakan adalah Birmingham Small Army (BSA) buatan Inggris pada masa perang dunia II.

Becak bermotor yang dijadikan alat transportasi ini kemudian menjadi ciri khas dan daya tarik bagi wisatawan, meskipun saat ini berangsur-angsur tersingkir. Selain langka, rata-rata usia motor 60 tahun. Konon jumlah sepeda motor BSA tinggal 1.200 unit saja di dunia.

Supaya motor tua ini bisa jalan, pemilik biasanya melakukan proses kanibal alias mengambil suku cadang motor lain yang cocok dengan mesin BSA. Kalau ingin tur keliling kota dengan becak unik ini kita harus merogoh kocek Rp 100 ribu. Namun demikian, harga masih bisa ditawar.

Setelah puas keliling kota dengan becak BSA, saatnya menikmati kuliner khas setempat. Salah satu makanan yang banyak diburu adalah roti ganda. Roti tawar hangat dengan cream mentega dan taburan meses atau olesan selai srikaya. Untuk satu potong harganya hanya Rp 20 ribu.

Dari Pematang Siantar perjalanan dilanjutkan ke Prapat, Simalungun, yang jaraknya sekitar 52 kilometer. Beriklim tropis dengan udaranya yang sejuk merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumut. Satu lagi yang menjadi daya tarik adalah Danau Toba.

Di Tebing Sibaganding, wisatawan bisa menyaksikan pemandangan menarik dan luar biasa hingga ke sekeliling Danau Toba. Tak hanya itu, Simalungun juga mempunyai wisata cagar budaya rumah adat di Kecamatan Purba untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara.(JUM)

Sumber