Seniman Merapi rintis patung topeng batu

Ilustrasi pembuatan patung. (FOTO ANTARA/Noveradika)

Magelang (ANTARA News) – Seniman petani Padepokan Tjipta Boedaja Tutup Ngisor, di kawasan Gunung Merapi, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Marmujo, merintis karya patung khusus topeng wayang batu bertumpu kepada basis kesenian wayang orang komunitas itu.

“Sejak pascaerupsi kemarin itu saya mencoba merintis, umumnya topeng wayang dibuat dari tatah kayu, saya mencoba membuat patung topeng dari batu,” katanya di Magelang, Sabtu.

Ia mengaku, letusan Gunung Merapi akhir 2010 mendorongnya belajar membuat patung batu kepada pematung Merapi yang juga pimpinan komunitas tatah batu “Gadung Mlati” lereng barat gunung itu, Ismanto.

Selama beberapa waktu, ia belajar di sanggar komunitas pematung itu di Dusun Ngampel, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, tak jauh dari alur Sungai Tringsing yang aliran airnya berhulu di Gunung Merapi.

Hingga saat ini, katanya, puluhan patung topeng wayang berbahan batu telah dibuat terutama tentang tokoh wayang menak seperti Klana Adiraga, Landak Prakosa, Sembuh Langi, dan Barat Mega.

Saat ini, katanya, dirinya merencanakan membuat karya patung topeng batu untuk tokoh wayang Brajanata dan Panji Birun Kartolo.

“Cukup banyak juga patung wayang batu tentang tokoh prajurit dalam kisah wayang menak,” kata Marmujo yang juga pemain wayang orang di padepokan seni budaya yang didirikan pada 1937 itu.

Berbagai karyanya yang umumnya berukuran relatif kecil, sekitar 22 X 15 centimeter itu, terpajang di Galeri Sri Rejeki miliknya, di depan padepokan tersebut.

Ia mengaku, mengambil batu-batu sebagai bahan baku patung topeng wayangnya dari Sungai Senowo yang tak jauh dari padepokan tersebut.

“Tidak tentu tempat pembuatannya, terkadang di galeri, tetapi sering juga di Kali Senowo. Kalau fokus, satu topeng bisa selesai satu atau dua hari,” kata Marmujo yang juga petani Merapi itu.

Pada kesempatan itu ia tidak bersedia menyebut harga setiap patung topeng wayang batu karyanya tersebut.

Ia menyatakan bersyukur karena erupsi Merapi disusul banjir lahar yang salah satu alirannya melalui Sungai Senowo, telah memberi inspirasi dirinya untuk merintis pembuatan patung topeng batu bertema wayang tersebut. (L.M029*H018/M028)

Sumber