Aglaonema: The Queen of Leaf

Aglaonema merupakan salah satu tanaman hias yang populer karena sangat mudah dikembangbiakkan. Tanaman ini juga mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan.

Di Indonesia, Aglaonema dikenal sebagai Sri Rejeki. Masyarakat meyakini, tanaman ini merupakan perlambang rejeki. Karenanya, ia disebut dengan Sri Rejeki.

Memiliki beberapa varian yang cukup menarik dari merah hingga putih hijau seperti snow white (daun berwarna putih dengan corak hijau), legacy (daun berwarna hijau dengan dominasi corak berwarna merah yang mengikuti alur tulang daun), cochine (berdaun merah atau warna tembaga), dan lipstick (warna merahnyanya mengelilingi tepi daun), Sitiphorn ( kuning kemerahan), Parrot Jungle (keperakan), dan banyak lagi hasil persilangan yang lain.

Aglaonema merupakan anggota family Araceae dan ditemukan tumbuh alami di negara- negara tropis. Tanaman ini juga disebut ratu daun karena dalam perawatannya memang di fokuskan pada daun- daun yang menjadi daya tarik dari penampilan fisiknya.

Agar tanaman Aglaonema dapat tumbuh subur dan cantik, sebaiknya perhatikan cara perawatannya. Hindari menyiramnya dengan air yang mengandung kaporit. Kondisi tanah yang gembur sangat penting untuk pertumbuhan akarnya. Yang juga penting adalah jarak tanam antartanaman. Supaya memperluas ruang gerak tanaman, tanamlah Aglaonema pada jarak yang ideal alias jangan terlalu rapat. Untuk mencegah tanaman terserang penyakit, perlu juga sesekali dilakukan penyemprotan fungisida dan insektisida.

Aglaonema bisa diperbanyak melalui dua cara, yaitu generatif (kawin) dan vegetatif (tidak kawin). Cara generatif bisa dilakukan dengan cara menanam biji Aglaonema. Sedangkan vegetatif (tidak kawin) dilakukan melalui stek, pemisahan anakan, cangkok, dan kultur jaringan.

Sebagai tanaman yang dianggap membawa rejeki, Aglaonema cocok diletakan sebagai penghias teras, dalam ruangan ( indoor), table plant (diletakan di atas meja), atau ditanam dilahan yang teduh

Foto : Fransiska Ken

Sumber

Advertisements