Klakson Keong, Alat Komunikasi Paling Di Cari

Oleh Pilot

Hella Red Twin Tone 2 x 72 watt, 110 dB, frekuensi 500 Hz Harga: Rp 175 ribu

JAKARTA – Bisa dibilang klakson menjadi alat yang penting bagi pengemudi maupun pengendara sepeda motor. Karena bisa dipakai untuk  berkomunikasi dengan pengguna jalan lain. Selain itu peranti ini juga menjadi salah satu cara untuk melampiaskan emosi. Apalagi di kondisi jalan yang seperti saat ini. “Kalau klakson enggak nyaring seperti kurang percaya diri,” ungkap Rudi Hartono salah satu pengguna yang mengandalkan Toyota Vios 2006.

Enggak heran saat ini banyak yang mengganti klakson standar dengan model keong. Katanya sih lebih nyaring dan gaya ketimbang bawaan pabrik. “Memang klakson model seperti ini terdengar lebih nyaring mirip terompet,” terang Mitha dari Sumber Agung di Pasar Mobil Kemayoran, Jakpus.

Denso 110 dB, 4,5 Ampere, frekuensi 400-500 Hz Harga: Rp 150 ribu

Banyak merek yang dijual di pasaran. Dari yang harganya Rp 75 ribu sampai Rp 450 ribuan. Secara fisik enggak beda jauh. Perbedaan hanya terasa jika dibunyikan, harga memang enggak bohong. “Selain itu daya tahan juga berbeda,” ungkap Chandra dari Karunia Agung Motor, Pasar Mobil Kemayoran, Jakpus.

Perlu diperhatikan juga penempatan saat pemasangan. Pastikan air tidak bisa masuk ke dalam corong klakson. Posisi corong arahkan ke bagian yang aman. “Enggak semua merek dilengkapi dengan penutup,” tambah Ahong dari Standar Motor di PMK, Jakpus.

Sumber

Advertisements