Yuk, Menahan Panas dengan “Green Wall”!

shutterstock
Namun, jenis tanaman rambat ini tak dapat menutup secara sempurna permukaan dinding. Keuntungannya, ia tidak akan merusak dinding karena akarnya tidak melekat dalam.

KOMPAS.com – Saat musim panas panjang seperti akhir-akhir ini, rumah terkena dampaknya karena sengatan matahari. Dinding rumah merupakan bagian tampak depan rumah yang paling banyak terkena panas.

Untuk mengurangi panas tersebut, Anda bisa menyiasati dengan green wall atau tanaman hijau sebagai pelapis dinding. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan merambatkan tanaman pada dinding.

Tentunya, tanaman yang digunakan haruslah tanaman rambat. Tanaman ini ada dua jenis. Pertama, tanaman rambat yang bisa merambat sendiri. Tanaman jenis ini dapat menutup dinding secara rapat dan sempurna.

Namun, tanaman ini memiliki kelemahan. Tanaman rambat jenis ini mampu memanjang di dinding dan akar-akarnya akan tertanam di dinding sebagai pengikat. Bila kurang diawasi dan disiangi, tanaman ini dapat menghancurkan dinding. Untuk jenis pertama ini, contohnya seperti Sirih Belanda, Ficus Repens, Philodendron selloum.

Jenis kedua adalah tanaman rambat yang membutuhkan pijakan untuk perambatannya. Artinya, tanaman jenis ini butuh bantuan perambatan seperti kawat.

Namun, jenis tanaman rambat ini tak dapat menutup secara sempurna permukaan dinding. Keuntungannya, ia tidak akan merusak dinding karena akarnya tidak melekat dalam. Jenisnya ada yang berdaun indah, berbunga, atau berbuah.

(Johana Erly Widyartanti)

Sumber

Advertisements