Tukang Ojek Diajak Promosikan Wisata

Gunung Baru atau Gunung Barujari dengan kawah berukuran 170m x 200m pada ketinggian 2.296 – 2376 meter di atas permukaan laut (mdpl). Foto dari Segara Anak lereng Gunung Rinjani.

MATARAM, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggandeng para pengojek dan sopir taksi sebagai mitra dalam mempromosikan pariwisata daerah ini.  “Kami terobsesi dengan tukang becak di Yogyakarta. Mereka begitu mengenal pariwisata daerah sendiri, dan mampu mempromosikannya,” kata Kabid Sumber Daya dan Produk Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwiasata (Disbudpar) NTB Nunung Triningsih, di Mataram, Rabu (22/6/2010).

Di sela acara lomba cerita pariwisata untuk pengojek dan sopir taksi di Museum Negeri NTB, ia mengatakan pihaknya berharap para pengojek, sopir taksi dan kusir cidomo yang mangkal di sekitar objek wisata mampu berpromosi.  “Lomba ini merupakan upaya menggandeng para pengojek dan sopir taksi dalam promosi pariwisata daerah ini,” katanya.

Menurut dia  pelaku jasa transportasi ini dinilai berperan penting dalam memberikan citra positif pariwisata sekaligus melakukan promosi wisata.  Ia mengatakan sebagai penyambung informasi kepada konsumen pariwisata, pelaku jasa transportasi turut memberi andil memperkenalkan keragaman budaya yang identik dengan ciri khas suatu daerah.

Nining mengatakan upaya menggandeng pengojek dan sopir taksi merupakan yang pertama kali dilakukan, sehingga jumlah peserta yang ikut baru belasan orang. Namun ke depan pihaknya akan terus menyosialisakan kegiatan tersebut sehingga peserta lebih banyak lagi.