Di balik kemegahan mahakarya itu ada kesederhanaan

SUNGGUH, Ramayana merupakan mahakarya. Epos tentang perjalanan Rama, penuh keagungan di atas pentas. Dengan busana, tata artistik, sorot lampu, maupun gerakan penari diiringi tetabuhan musik gamelan, tampak megah.

Selalu begitukah di balik panggung? Di Purawisata, Yogyakarta, tampak kesederhanaan mengawal perjuangan dan kesetiaan manusia antargenerasi. Yang berusia lebih dari 60-an, hingga yang masih enam tahun. Di panggung terbuka sejak 1976, Ramayana tak pernah henti hadir tiap malam. Pemain saling mengisi ketika yang lain tak hadir karena berhalangan. Atau kethek-kethek kecil yang tak datang karena sedang ulangan kenaikan kelas.

Sumber