Pilot Tolak Scan Tembus Pakaian

Headline

IST

Oleh: Billy A Banggawan
INILAH.COM, Jakarta -Pemerintah AS berencana melipatgandakan jumlah pemindai tembus pakaian yang ada di bandara sebelum 2014. Tapi pilot American Airlines (AA) akan memboikotnya.Surat yang mewakili 11 ribu pilot AA berisi penolakan pindai seluruh tubuh, karena radiasi berlebih alat itu dan pelanggaran privasi.

“Perlu diketahui, perangkat backscatter (Advanced Imaging Technology atau AIT) yang sekarang dipakai menghasilkan radiasi ion dan membahayakan kesehatan,” tulis presiden Allied Pilots Association, Kapten Dave Bates.

Pilot maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) banyak terekspos radiasi di lingkungan kerjanya dibanding pekerja kategori lain, termasuk pegawai pembangkit tenaga nuklir.

Pekan lalu, Electronic Information Center (EPIC) mengajukan tuntutan terhadap Transportation Security Authority (TSA) atas program pindai seluruh tubuh yang dianggap inkonstitusionil dan melanggar privasi.

TSA baru-baru ini mengubah nama pindai seluruh tubuh menjadi AIT. Pindai ini menggunakan sinar X rendah supaya penjaga bisa melihat hingga tembus pakaian dan melihat obyek yang biasanya lolos detektor besi.

Warga AS dapat menolak melewati pindai tubuh ini, namun TSA mengatakan siapa pun yang melakukannya akan mendapatkan pemeriksaan mendetil. Pada Maret, Government Accountability Office (GAO) menemukan TSA akan menginstal 1.800 pindai baru sebelum 2014, hal ini akan menelan biaya pembayar pajak sekitar US$ 2,4 miliar (Rp 21,4 triliun).[ito]